Pengertian Shared Hosting? Kelebihan & Kekurangannya


Di dalam dunia website, ada beberapa jenis web hosting yang nantinya dapat digunakan oleh mereka para pengelola situs s128 terpercaya. Salah satunya adalah jenis shared hosting. Ini merupakan jenis hosting yang paling simple, dibandingkan dengan hosting yang lainnya. Dan tentu, dengan segala kelebihan dan juga kekurangannya. Dengan kriteria tersebut, rasanya cukup penting untuk lebih memahami apa itu shared hosting, sebelum anda memutuskan untuk menggunakanya.

Apa Itu Shared Hosting?

Shared hosting adalah sebuah jenis layanan hosting yang menempatkan beberapa website yang ada di dalam server fisik yang sama. Layanan yang diberikan oleh server pun nantinya akan dapat digunakan secara bersama-sama. Dengan begitu, nantinya para pemilik website tidak perlu memikirkan pengaturan server. Namun, sekaligus tidak dapat secara penuh mengakses fungsi dari web hosting tersebut.

Umumnya, penyedia dari shared hosting akan bertanggung jawab terhadap hal-hal yang nantinya akan berkaitan dengan pengelolaan server. Di antaranya adalah sebuah instalasi perangkat lunak, pembaruan keamanan, serta berbagai masalah teknis. Selain itu, penyedia layanan pun perlu mengatur tentang administrasi di sistem agar nantinya website yang masuk di server tersebut dapat dikelola dengan baik. Layanan yang ada di dalam website hosting yang satu ini dapat digunakan secara bersama-sama, sehingga beban biaya pun dapat terbagi. Hal ini menjadikan shared hosting biasanya mempunyai sebuah harga yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan jenis layanan hosting lainnya.

Hosting jenis ini juga sangat cocok digunakan untuk mereka yang pemula dan baru mencoba dunia website. Dengan biaya cukup murah, modal yang dikeluarkan dapat ditekan. Pemilik website juga nantinya tidak perlu memikirkan permasalahan server dan mereka nantinya dapat lebih fokus untuk pengembangan sebuah website. Meskipun begitu, mereka para pemain lama tetap dapat menggunakan shared hosting. Asalkan sumber daya yang nantinya dapat digunakannya tidak terlalu besar.

Kelebihan Dan Kekurangan Menggunakan Shared Hosting

Menggunakan hosting jenis apa pun tentunya mempunyai sebuah kelebihan dan juga kekurangannya, begitu juga dengan shared hosting. Hal ini yang sebaiknya diketahui untuk dapat lebih memahami apa itu shared hosting. Sekaligus menjadi sebuah pertimbangan anda sebelum memilih jenis hosting yang tepat. Apakah cocok menggunakan shared hosting atau lebih baik menggunakan jenis hosting yang lainnya saja.

Kelebihan

Hal pertama yang menjadi sebuah kelebihan dari shared hosting adalah harganya. Hosting jenis ini dikenal mempunyai sebuah harga yang paling murah dibandingkan dengan jenis lainnya. Maka dari itu, jika budget anda masih menjadi sebuah pertimbangan, maka bisa jadi shared hosting ini dapat menjadi pilihan yang tepat.

Shared hosting menggunakan sebuah server yang sama, dan dikelola oleh mereka pihak penyedia. Oleh karena itu, pengguna nantinya tidak perlu memikirkan tentang pemeliharaan rutin server. Begitu juga ketika terjadi sebuah permasalahan pada server. Misalnya kegagalan dari sistem, adanya serangan dari hacker, hingga beberapa masalah tentang jaringan.

Anda cukup melaporkan kendala pada tim support shared hosting terkait. Penyediaan dari admin sistem serta biaya dari perawatan pun menjadi sebuah hal yang tidak perlu dipikirkan. Hal-hal tersebut merupakan tanggung jawab dari pengelola server. Ini tentu merupakan sebuah keuntungan bagi pemula yang mungkin saja belum memahami tentang seluk-beluk hosting secara mendalam.

Kekurangan

Sementara kekurangannya adalah adanya sebuah risiko dan gangguan akibat kesalahan pemakaian dari salah satu pengguna. Contohnya adalah seperti terjadi overload di suatu website, atau salah satu pengguna melakukan sebuah spam yang kemudian mengakibatkan server terblokir. Jika begitu, hosting lain di server tersebut nantinya juga akan merasakan akibatnya. Ini tentu saja dapat memberi dampak yang kurang baik bagi kelangsungan sebuah website yang sedang dikembangkan. Sementara bagi para pengguna yang membutuhkan sebuah sumber daya lebih besar, hal ini dapat membuat kurang nyaman. Karena penggunaan nantinya tidak akan menjadi tidak leluasa.

Kekurangan lainnya adalah terbatasnya akses pada server. Pengguna harus mengikuti tentang aturan dan batasan yang telah dibuat oleh pihak pengelola server. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi semua pengguna. Jika ada yang melanggar, maka pengelola bisa saja melakukan sebuah tindakan yang berakibat bagi website.

Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Shared Hosting

Setelah anda memahami tentang apa itu shared hosting, maka akan lebih mudah untuk dapat menentukan penyedia mana yang nantinya anda akan dipilih. Nah, tentunya ada beberapa hal yang nantinya bisa dijadikan sebuah pertimbangan, sekaligus juga menjadi sebuah bahan perbandingan sebelum anda memilih. Berikut beberapa ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih shared hosting.

1. Kapasitas Penyimpanan

Masalah tentang kapasitas penyimpanan berkaitan dengan berbagai jenis website yang nantinya akan dikembangkan. Hal tersebut juga yang nantinya akan menentukan seberapa besar perkiraan kebutuhan sumber daya untuk sebuah website tersebut. Tidak hanya kebutuhan dasarnya, tetapi juga penambahan data yang nantinya akan dimuat seiring dengan bertambahnya konten.

Maka dari itu, perhatikan juga kapasitas penyimpanan yang biasanya ditawarkan oleh mereka para penyedia layanan, disesuaikan juga dengan kebutuhan yang ada. Jangan sampai kebutuhan akan sumber daya melebihi besarnya akan kapasitas. Sebaliknya, boleh-boleh saja memilih kapasitas yang jauh di atas kebutuhan anda. Namun, perhatikan juga beberapa faktor lainnya, misalnya seperti harga.

2. Performa Server

Seperti telah diketahui, dalam shared hosting nantinya para pengguna tidak dapat mengelola server secara leluasa. Karena itu, mengetahui bagaimana tentang performa server tersebut adalah sebuah hal yang sangat penting sebelum anda dapat menentukan pilihan. Meskipun sebuah hosting yang anda gunakan memiliki yang kapasitas besar, namun tetap saja bisa terganggu jika kualitas performa servernya buruk.

Ada beberapa hal yang nantinya bisa diamati untuk menilai performa sebuah server. Di antaranya adalah kapasitas RAM, jenis prosesor, harddisk, hingga dengan kecepatan jaringan. Selain itu, ketahui dimana lokasi server fisik yang dipilih berada. Sebaiknya pilih sebuah server yang berlokasi sama dengan sasaran dari pengunjung website yang anda kelola. Atau setidaknya cari yang terdekat.

3. Bandwidth

Perkiraan dari jumlah akses pengunjung adalah salah satu faktor utama dalam memperkirakan kebutuhan tentang bandwidth. Semakin banyak akses dan juga semakin banyak transfer data yang terjadi, maka akan semakin besar pula bandwidth yang nantinya akan digunakan. Hitunglah rata-rata perkiraan per bulan karena biasanya bandwidth tersebut menjadi sebuah hal yang akan dihitung ulang setiap bulan.

Demikian itulah pengertian tentang shared hosting serta beberapa keunggulan dan kekurangan. Shared hosting adalah layanan hosting yang cukup mudah di gunakan, termasuk untuk mereka para pemula sekalipun. Namun, ada beberapa kekurangan dari Shared hosting yang juga perlu untuk anda ketahui. Semoga informasi ini dapat berguna untuk anda yang sedang mencari layanan hosting. Terimakasih.

Pengertian Cloud Hosting, Keunggulan & Kekurangannya


Seiring dengan kebutuhan dan juga seiring dengan perkembangan teknologi, dunia website juga mengalami sebuah pergerakan yang juga sangat pesat. Termasuk juga ke dalam kebutuhan dari sebuah web hosting yang dipersonalisasi secara lebih spesifik. Belakangan ini ada sebuah istilah baru yang dikenal dengan nama cloud hosting. Pertanyaannya, apa sebenarnya cloud hosting? Apa sajakah keunggulannya dan situs seperti apa saja yang cocok untuknya?

Apa Itu Cloud Hosting?

Sebelum melangkah lebih jauh, tentunya anda harus tahu tentang pengertian dasar dari cloud hosting. Ada dua kata yang mewakili hosting jenis ini, yaitu “cloud” yang berarti awan, tetapi digunakan sebagai sebuah perumpamaan dari internet. Kata keduanya adalah “hosting” yang berarti layanan, yang digunakan untuk dapat mengakomodir penyimpanan di dalam sebuah website.

Jadi hosting dengan teknologi cloud, menjadi sebuah hal yang dapat diartikan sebagai sebuah layanan di internet yang dapat memungkinkan penggunanya untuk bisa menyimpan sebuah data. Data tersebut nantinya akan disimpan dalam bentuk virtual yang di dalamnya juga ditopang oleh banyak server. Hal tersebut nantinya akan dapat berguna untuk menunjang performa sebuah website dan data yang disimpan dapat terjaga. Sebenarnya, teknologi tersebut adalah salah satu dari bentuk pembaruan atau bentuk dari upgrade layanan web hosting konvensional menggunakan perangkat tambahan sebagai tempat penyimpan data.

Dalam kegunaannya tersebut, fungsi utamanya adalah untuk dapat mencegah website dapat terhenti, ketika salah satu server nantinya menghadapi sebuah masalah. Hosting dengan teknologi cloud, sudah didesain dengan sebuah kemampuan yang lebih baik untuk dapat menampung trafik yang penuh. Itu juga yang nantinya menjadi sebuah alasan kenapa semakin banyak digunakan dalam sebuah penyimpanan data.

Baik untuk perusahaan yang merupakan berskala besar, kecil, toko online, hingga beberapa website resmi dari berbagai instansi pemerintahan.  Penggunaan cloud hosting sendiri terbilang cukup mudah karena tampilannya adalah cPanel masih bisa diatur agar dapat mirip dengan shared hosting standar lainnya. Tetapi jangan remehkan performa dari cloud hosting. Dikatakan bahwa performa yang juga dihasilkan mirip seperti halnya penggunaan VPS (Virtual Private Server).

Sejarah Cloud Hosting

Ada sejarah yang juga cukup panjang tentang bagaimana cloud hosting dapat tercipta dan bisa mencapai sebuah tahap yang ada pada saat ini. Pada awalnya di tahun 1960, pakar komputasi dan AI John McCarthy berhasil menciptakan sebuah gagasan tentang cloud computing.

Hal tersebut yang kemudian ditindaklanjuti oleh para pendiri Oracle yang mulai berlangsung saat itu. Ternyata, cloud hosting ini baru mulai populer pada sekitar tahun 1990-an ketika digunakan oleh beberapa perusahaan-perusahan besar. Seperti halnya Google yang juga menggunakan sistem tersebut melalui Google App serta Amazon dengan E2C-nya.

Berapa Banyak Perusahaan Pengguna Cloud Hosting?

Pengguna cloud yang berbasis online ternyata memiliki angka yang tidak sedikit jumlahnya di seluruh dunia. Di tahun 2018 lalu saja bahkan tercatat ada sebanyak sekali pengguna dari Cloud Hosting ini, yaitu sekitar 3,6 miliar pengguna yang mengakses cloud berbasis online. Angka tersebut terus melonjak secara pesat dari tahun 2013 saat masih berada di kisaran 1,4 miliar pengguna saja.

Secara global, angka dari pasar cloud hosting sendiri diperkirakan mencapai $266 miliar dari jumlah investasi yang beredar. Bahkan di akhir tahun ini, akan ada sekitar 67% software yang menggunakan sistem cloud sebagai infrastruktur dasarnya.

Saat ini saja, perusahaan yang sudah mulai menggunakan teknologi tersebut, untuk kebutuhan penyimpanan data dan juga informasi sudah mencapai angka 85%. Kehadiran sistem cloud dengan kelebihannya yang berhasil mengalahkan batasan dari server hosting standar membuat angka penggunanya terus meningkat dari waktu-ke waktu.

Kelebihan Cloud Hosting

Setelah memahami pengertian hosting dari jenis cloud, selanjutnya tentang apa saja kelebihannya. Sebenarnya ada banyak sekali keunggulan dari teknologi satu ini.

1. Kemampuan Mengakomodasi Trafik Tinggi & Masif

Salah satu yang paling ditonjolkan dari sebuah sistem ini adalah server yang bisa tetap berjalan dengan baik, meski dalam keadaan penuh sekalipun. Trafik pengunjung yang besar seringkali juga ikut mengganggu performa sebuah website. Tetapi, tidak dengan teknologi yang satu ini. Hosting dengan teknologi clusternya, dapat membagi beban pengunjung yang terlalu banyak dengan beberapa server yang lainnya.

Dengan kata lain, ketika terdapat satu server sudah mengalami overload, maka server lainnya akan bisa melakukan back-up. Website bisa tetap berjalan dengan baik dan tidak akan down ditengah lonjakan jumlah pengunjung.

2. Keamanan Dan Performa Yang Baik

Hal kedua yang menjadi kelebihan dari teknologi ini adalah performa yang berjalan dapat dikatakan sangat baik. Berbagai macam fitur unggulan yang juga ditawarkan berhasil membuat performa dari sistem ini terasa lebih baik lagi. Fitur tersebut bisa juga dapat digunakan untuk membuat dan juga mengatur website dengan pembangunannya lebih baik. Keamanan bisa di-improvisasi dengan lebih maksimal sehingga tidak ada lagi perilaku hacking yang dapat mengganggu.

3. Full Managed (Kemudahan Memanajemen)

Semua hal yang ada di dalam manajemen cloud hosting ini dapat dilakukan dengan menggunakan control panel. Konfigurasi tertentu serta juga pengelolaan server yang dapat membuat semuanya sudah diatur oleh tim dari penyedia layanan.

Dengan demikian, pengaturan yang ada di sana nantinya akan dapat berhasil membuat pengaturan yang di lakukan jauh lebih mudah. Ada beberapa pengaturan yang bisa dilakukan di dalam panel yang dimiliki, seperti halnya Litespeed Web Server dan juga WP accelerator. Dua pengaturan tersebut yang nantinya dapat dipakai untuk kecepatan yang ada di dalam sebuah website. Selain itu, aplikasi yang satu ini memiliki pengaturan lain yang bisa digunakan di dalamnya, yaitu seperti Auto Installer dan juga WordPress Staging.

4. Pembayaran Yang Mudah

Keunggulan lainnya dari web hosting jenis ini adalah tidak perlu membayarkan perangkat-perangkat yang ada di dalam web hosting tradisional. Biasanya pada web hosting tradisional, jika storage yang dimiliki sebuah website tidak hanya dipakai untuk kepentingan pribadi saja, tetapi juga digunakan oleh user lainya. Sedangkan di cloud hosting ini, dana nantinya hanya akan dikeluarkan sesuai dengan pelayanan yang diinginkan. Server yang tidak digunakan, nanti tidak perlu dibayarkan. Bisa dikatakan pembayaran hosting ini mirip dengan penggunaan pulsa pada operator seluler.

Website Apa Saja Yang Bisa Dibuat?

Ternyata ada banyak sekali jenis website yang dapat menggunakan cloud hosting, sebagai basis dasarnya. Jenisnya yang juga sama dan dengan regular hosting. Saat ini, banyak perusahaan yang menjalankan sebuah bisnisnya melalui website, seakan website menjadi sebuah inti dari usaha yang dijalankan. Cloud hosting ini dapat menjadi pilihan yang tepat, karena memang saat ini mempunyai banyak ecommerce atau website perusahaan yang menggunakannya.

Demikian itulah dari cloud hosting dan keunggulannya. Anda dapat menjadikan Cloud hosting ini sebagai hosting pilihan anda. Anda bisa menyesuaikan nya dengan kebutuhan website anda nantinya. Selamat mencoba!

Tips Memilih Hosting Untuk Pemula


Hosting dan juga domain yang dimana adalah salah satu dari yang merupakan tidak bisa dipisahkan di dalam dunia internet. Ketika anda yang dimana nantinya akan membuat website yang dimana biasanya bisa diakses orang lain, tentu saja anda yang nantinya akan butuh sebuah domain serta juga anda yang dimana nantinya juga butuh sebuah hosting. Domain yang dimana adalah sebuah hal yang merupakan sebuah alamat dari sebuah website. Misalnya anda yang dimana nantinya juga akan memiliki sebuah website websaya.com atau tokosaya.id. Nah, dimana nama tersebut yang merupakan sebuah domain.

Domain inilah yang dimana nantinya menjadi sebuah hal yang akan menuntun para pengunjung untuk dapat menuju ke dalam sebuah situs judi bola online dan lokasi website. Nah, lokasi ini sendiri yang mana website ditempatkan dan juga disebut Hosting. Jika anda yang memang ingin tahu lebih jelasnya? Maka anda yang bisa cek Perbedaan Domain tersebut, Hosting, SSL dan juga sebuah Website. Banyak orang yang dimana nantinya juga akan merasa kebingungan dalam memilih sebuah Hosting yang baik dan juga yang nantinya “pas” untuk sebuah websitenya. Khususnya yang dimana bagi anda yang pemula baru berkecimpung di dalam dunia website. Namun anda yang dimana juga jangan khawatir, kali ini akan diberikan sebuah tips untuk anda dapat memilih tentang sebuah Hosting sesuai dengan website anda nantinya ?

Bagaimana Hosting Dikatakan “pas”?

Untuk dapat bisa memilih suatu Hosting, bukan dimana hanya harga dan disk space nya saja yang menjadi hal yang perlu diperhatikan. Anda juga yang dimana nantinya juga harus menyesuaikan dengan sebuah website yang nantinya anda ingin anda buat. Misalnya saja anda yang dimana ingin website apa yang akan anda buat, berapa estimasi pengunjung per harinya, perlukah akses SSH atau tidak, perlu sebuah kecepatan tinggi atau tidak dan juga lain sebagainya. Hal tersebut yang dimana menjadi sebuah hal yang nantinya akan sangatlah berpengaruh ketika anda nantinya bisa memilih sebuah Hosting.

Bisa juga nantinya anda bayangkan ketika anda yang dimana nantinya akan dapat membuat website toko online yang sudah diakses 1000 pengunjung yang ada dimana tiap harinya. Tentu saja Hosting yang anda pilih ini juga nantinya dimana harus dapat menampung standar yaitu 1000 pengunjung, memiliki sebuah Core CPU dan juga memiliki sebuah RAM yang cukup serta kapasitas yang dimana kurang lebih 2 GB. Anda yang dimana nantinya juga tidak bisa memilih tentang Hosting dengan sebuah kapasitas yang dimana hanya 300 MB. Bisa- bisa toko online anda yang nantinya tidak akan maksimal dan mengalami sebuah overload atau juga resource limit. Hosting yang dimana akan dikatakan “pas” jika nantinya anda yang sesuai dengan sebuah website yang nantinya ingin dibuat. Tidak lebih dan juga nantinya tidak kurang. Untuk apa membeli Hosting yang paling murah namun nantinya tidak dapat digunakan secara maksimal untuk anda ?

Saya Bingung Dengan Istilah Dalam Hosting!

Untuk memilih sebuah Hosting yang dimana “pas” anda yang juga nantinya harus memperhatikan resource yang biasanya akan ada di dalam web hosting. Resource ini sendiri menjadi sebuah hal yang nanti tentu saja akan dapat berpengaruh terhadap sebuah kinerja suatu website. Bagi anda yang dimana nantinya masih pemula, terkadang anda yang dimana nantinya juga akan merasa asing dengan sebuah istilah dalam sebuah hosting seperti halnya CPU, RAM, SSD Disk Space, Bandwith, PMEM dan VMEM.

Bandwidth

Bandwidth yang dimana adalah jumlah dari transfer data yang biasanya akan dihitung dalam satuan waktu dalam bit per second (bps). Atau dimana dengan kata lain, bandwidth sendiri yang dimana merupakan sebuah kapasitas maksimal yang ada dalam jalur komunikasi untuk melakukan sebuah proses pengiriman dan juga sebuah proses penerimaan data yang diman ada dalam hitungan detik. Koneksi internet dengan cara menggunakan bandwidth yang mana lebih besar dapat memindahkan dengan sejumlah data (misalnya saja seperti halnya file video) jauh lebih cepat daripada sebuah koneksi internet dengan bandwidth yang dimana lebih rendah. Untuk lebih jelasnya,

CPU

CPU atau yang dimana dikenal dengan Central Processing Unit merupakan salah satu dari sebuah perangkat komputer yang dimana biasanya akan melaksanakan sebuah instruksi dari perangkat lunak yang ada di komputer. Intinya, CPU ini sendiri yang dimana merupakan otaknya komputer. Di dalam CPU sendiri yaitu terdapat processor(core) yang biasanya menjadi sebuah hal yang akan berfungsi untuk mengatur semua aktivitas yang ada pada sebuah komputer. Hosting yang dimana salah satu cara yang merupakan petak- petak (kavling) dari suatu server komputer.

Nah, CPU inilah yang dimana nantinya juga akan melaksanakan apa yang nantinya anda diinstruksikan oleh perangkat lunak. Dan perangkat lunak yang dimaksud ini adalah sebuah website. Jadi, ketika anda nantinya melakukan “klik” tombol yang ada pada sebuah website, CPU yang dimana nantinya juga akan melaksanakan instruksi tersebut. Untuk itu, dimana pemilihan Core pada CPU adalah sebuah hal yang sangatlah penting untuk dapat diperhatikan. Biasanya, Hosting dengan Core 0,5 GHz – 1 GHz yang dimana juga sudah lebih dari cukup untuk dapat menampung dari sebuah website yang biasa. Namun untuk sebuah kebutuhan bisnis, maka akan disarankan untuk anda yang hanya menggunakan Hosting dengan Core CPU standar 2 GHz agar nantinya performanya maksimal.

RAM

RAM (Random Access Memory) sendiri yang dimana merupakan suatu memori yang dimana di gunakan untuk menjadi tempat penyimpanan data sementara. Semakin besar RAM yang akan dimiliki maka Hosting yang nantinya juga akan semakin cepat dalam hal memproses website.

SSD Disk Space

SSD Disk Space yang dimana merupakan sebuah kapasitas dari Hosting itu sendiri. Apakah anda tahu Hardisk? Nah, dimana fungsinya yang hampir sama seperti itu. Namun, hardisk yang dimana hanya tidak dapat memberikan sebuah performa yang dimana nantinya juga dapat bagus untuk menjadi sebuah Hosting. Layanan dari Hosting yang dimana bagus, tentunya menjadi sebuah yang pasti akan dapat menyediakan SSD (Solid State Drive) sebagai sebuah media penyimpanannya.

Inodes

Inodes yang dimana menjadi salah satu hal yang nantinya akan menyediakan merupakan dari sebuah jumlah file yang dimana bisa ditampung oleh sebuah akun hosting. Jika inodes yang dimana penuh maka tentu saja akan berpengaruh terhadap sebuah performa hosting anda.

VMEM dan PMEM

VMEM yang adalah sebuah Virtual Memory, dan sedangkan PMEM sendiri yang dimana merupakan sebuah Physical Memory. VMEM(Virtual Memory) yaitu adalah sebuah memori virtual yang dimana nantinya akan diambil dari SSD. PMEM sendiri yang dimana nantinya menjadi cara yang merupakan sebuah memori fisik yang ada di sebuah RAM. Biasanya ukuran RAM sendiri yang dimana nantinya akan sama dengan PMEM. Semakin besar pada PMEM yang dimana dimiliki Hosting, maka nantinya proses website pun akan semakin cepat.

Itulah beberapa tips yang bisa digunakan untuk memilih sebuah hosting. Tentunya anda dapat memilih sebuah hosting yang dimana sesuai dengan kebutuhan website anda. Sekarang ini tentunya sudah banyak sekali jasa hosting berbayar yang dimana dapat anda pilih tentunya.

Kekurangan Menggunakan Hosting dan Domain Gratis


 

Saat Anda nantinya sudah mulai menggunakan sebuah blog, maka dimana nantinya anda yang tentu saja akan perlu mengenal  dengan lebih jauh apa itu domain dan juga apa itu hosting. Hosting sendiri yang dimana menjadi salah satu hal yang disebut juga web hosting atau juga menjadi salah satu tempat penyewaan untuk bisa menampung sebuah data-data yang dimana juga menjadi sebuah hal yang akan diperlukan oleh sebuah website sehingga nantinya menjadi salah satu hal yang akan dapat diakses dengan lewat Internet. Data disini yang dimana biasanya akan dapat berupa sebuah file, gambar, email, aplikasi atau program/script dan juga sebuah database.

Kekurangan Menggunakan Hosting dan Domain Gratis

Sedangkan domain adalah sebuah nama unik yang biasanya akan diberikan untuk mengidentifikasi alamat (IP address) server komputer seperti halnya adalah web server atau email server yang ada di internet. Banyak sekali sekarang ini penyedia dari hosting dan juga domain yang dimana sekarang ini menjadi sebuah hal yang bermunculan. Namun dimana tak jarang orang-orang yang juga nantinya akan dapat menggunakan sebuah hosting dna juga sebuah domain gratis untuk dapat mengawali blog. Pada artikel yang berikut ini dimana akan menjelaskan tentang beberapa kekurangan jika nantinya  Anda dapat menggunakan sebuah hosting dan juga sebuah domain gratis.

Server Cenderung ‘Labil’

Ini yang dimana nantinya akan menjadi sebuah masalah utama, yang dimana dimaksud labil adalah biasanya sering down atau juga biasanya tidak dapat diakses. Bahkan hosting premium pun yang dimana terkadang juga mengalami sebuah server down apalagi untuk sebuah hosting yang hanya gratisan. Apabila nantinya blog tersebut adalah sebuah blog bisnis tentu saja nantinya hal ini nantinya akan sangat merugikan karena halaman web yang akan sulit diakses, akibatnya pelanggan yang nantinya juga akan berkurang. Tidak hanya untuk sebuah blog bisnis, blog biasa yang dimana biasanya akan dapat menyediakan informasi juga dapat mengalami sebuah kerugian karena visitor yang dimana jumlahnya bisa turun drastis bahkan juga sampai nol, dan hal ini nantinya menjadi sebuah hal yang akan sangat sulit untuk mengembalikan sebuah visitor yang banyak seperti halnya semula. Kerugian yang lainnya yaitu jika nantinya blog anda yang akan hilang karena server down ketika sedang di review oleh Google Adsense, yaitu dimana kemungkinan besar menjadi sebuah hal yang nantinya akan dapat menerima sebuah penolakan karena Googlebot yang dimana tidak bisa merayapi blog Anda nantinya.

Nama Domain Berbeda Kualitas dengan yang Berbayar

Karena nantinya berbeda hosting maka juga sudah pasti nantinya berbeda dengan nama domainnya. Anda yang dimana nantinya tidak akan bisa mendapatkan sebuah ekstensi domain .com dan juga .co.id karena ekstensi domain tersebut yang dimana adalah berbayar. Jadi sangat mudah untuk dapat diidentifikasi oleh visitor bahwa situs Anda adalah sebuah gratisan. Tentu hal ini nantinya menjadi sebuah hal yang akan kurang bagus untuk sebuah kegiatan berdagang atau juga berbisnis online, mengingat hosting berbayar sendiri yang dimana menjadi sebuah hal yang nantinya akan dapat akan meningkatkan sebuah citra perusahaan Anda nantinya menjadi lebih bonafit. Tidak jarang pula dimana nantinya calon konsumen yang nantinya akan ragu dengan Anda karena websitenya yang dimana kurang meyakinkan.

Kapasitas Terbatas

Kapasitas dari sebuah space yang dimana sangat terbatas menjadi salah satu dari sebuah masalah karena Anda yang dimana nantinya juga tidak akan dapat membuat sebuah konten yang lebih banyak alias sebuah terbatas. Misalnya saja anda yang dimana nantinya hanya akan mendapatkan sebuah jatah Disk Space yang dimana lebih banyak alias terbatas. Misalnya Anda yang dimana hanya mendapatkan sebuah jatah Disk Space 1GB (bahkan dimana banyak yang dibawah itu). Sehingga dengan sebuah kapasitas yang dimana terbatas untuk dapat membuatnya kurang mendukung tentang bagi Anda yang dimana nantinya ingin dapat menginput data banyak, terutama tentang data-data yang multimedia seperti halnya format gambar yang ada di video dan juga lainnya. Apalagi dengan bila blog sudah dapat mempunyai sebuah trafik yang tinggi dengan sebuah rata-rata dari komentar yang dimana banyak, dibutuhkan dalam sebuah kapasitas disk space yang besar agar loading tidak menjadi sebuah hal yang nantinya menjadi lambat sehingga akan berdampak dengan kurang baik pada blog tersebut karena berkurangnya sebuah impression.

Keamanan Data Tidak Terjamin

Inilah dimana sebuah hal yang jadi salah satu dari sebuah hal yang paling dikhawatirkan, yakni dimana menjadi sebuah hal yang ada soal keamanan data yang dimana biasanya kurang terjamin. Mungkin Anda yang dimana nantinya juga sudah merancang tentang sebuah web dengan sedemikian rupa, install script, yang dimana untuk dapat memposting gambar. Tiba-tiba semua data yang hilang atau website yang dihapus dari server. Padahal pengunjung anda yang dimana sudah banyak, dan Anda yang nantinya juga sudah menghabiskan banyak waktu untuk dapat mengembangkannya. Sudah banyak orang yang juga bercerita tentang pengalamannya dengan menggunakan sebuah hosting gratisan. Dan salah satu hal yan dimana paling banyak dibicarakan yaitu adalah masalah tersebut.

Minim Bantuan

Adanya sebuah customer service oleh penyedia layanan dari hosting menjadi sebuah hal yang dimana sangat penting nantinya bagi member atau orang yang diman akan menggunakan jasa servernya. Karena bila nantinya akan terjadi sebuah gangguan pada blog, yang dimana paling bisa membantu yaitu adalah pihak internal provider. Service untuk member gratisan yang dimana biasanya menjadi sebuah hal yang akan sangat sulit. Kalaupun ada biasanya respon dari provider tersebut yang dimana nantinya menjadi sebuah hal yang cukup lama, padahal jika ada gangguan dan juga tidak segera diperbaiki maka nantinya menjadi sebuah hal yang akan sangat merugikan untuk blog Anda nantinya. Akan dijelaskan mengenai berbagai kekurangan dari hosting yang didapatkan secara berbayar. Jika tadi kita yang sudah menjelaskan tentang kekurangan hosting gratis, maka ada juga kekurangan jika anda menggunakan hosting berbayar seperti berikut ini :

Diharuskan untuk mengeluarkan uang

Kekurang dari hosting berbayar yang pertama dan juga tentunya menjadi sebuah hal yang paling mendasar yang bisa menjadikan seseorang keberatan jika nantinya menggunakan hosting berbayar yaitu hosting ini yang dimana nantinya akan mewajibkan penganutnya untuk melakukan sebuah pembayaran. Hal ini tentunya menjadi sebuah hal yang akan memberatkan bagi sekelompok orang, terlebih juga nantinya bagi para pemilik website yang dimana masih baru dan belum banyak memiliki banyak informasi yang cukup mengenai tentang dunia website.

Diharuskan melakukan perawatan

Kekurangan dari hosting yang berbayar selanjutnya yang tentunya menjadi sebuah hal yang perlu diketahui oleh para pemilik website sendiri yang dimana adalah, selain akan membayar setiap bulannya, hosting yang berbayar juga dimana nantinya menjadi sebuah hal yang akan dapat membutuhkan perawatan yang super ekstra. Perawatan yang dimaksud yang dimana dalam hal ini yaitu adalah berupa upgrade, maintenance,dan juga sebuah backup. 

Itulah beberapa kekurangan dari hosting gratis dan juga hosting yang berbayar. Dimana dalam hal ini menggunakan hosting sesuai kebutuhan yang menjadi hal yang tentunya sangat penting untuk anda. 

Pengertian Hosting Menurut Para Ahli


Pada zaman sekarang ini di daan teknologi menjadi salah satu kebutuhan pokok setiap manusia yang ada di dunia. Pada zaman dimana kita sudah mengenal teknologi, karena semua hal yang sekarang kita gunakan memerlukan teknologi. Salah satu kecanggihan teknologi adalah internet, yang dapat digunakan semua orang untuk dapat mengakses informasi dan juga bisa menjadi sebuah media penghubung dengan orang lain walaupun dengan jarak yang memisahkan. Jika berbicara soal internet, tentunya kita tidak asing dan sering mendengar domain, hosting dan juga website. Dalam artikel ini akan membahas beberapa ulasan dari beberapa sumber tentang web hosting dan juga domain. 

Pengertian Hosting & Domain 

Jika anda sedang mencari sebuah penjelasan lengkap mengenai web hosting dan jug domain anda bisa membaca penjelasan pada artikel di bawah ini. 

Pengertian Domain

Domain sendiri adalah nama yang unik yang ditujukan untuk sebuah website yang anda miliki, untuk mengidentifikasi nama sebuah server komputer seperti email server atau juga web server, pada jaringan internet dan juga jaringangan komputer. Nama domain juga berfungsi sebagai sebuah sarana untuk dapat mempermudah usewe atau para pengguna untuk dapat mengakses sebuah server, selain itu juga hal ini dapat digunakan sebagai penginata terhadap nama server yang pernah dikunjungi tanpa harus melewati sebuah deretan angka yang cukup rumit yang harus diingat, yang disebut dengan nama alamat IP. Nama domain juga sering dikenal sebagai salah satu kesatuan dari sebuah sistu contoh wikipedia.org. Domain juga sering disebut dengan sebutan link, alamat website dan juga URL. Domain sendiri di gunakan sebagai salah satu penanda sebuah situs web. 

Pengertian Hosting

Hosting, atau yang sering orang sebut dengan sebutan web hosting, merupakan sebuah tempat yang digunakan untuk dapat menyimpan data secara online dalam sebuah server, yang dimana didalamnya terdapat berbagai format data seperti text dan situs sbobet dan juga video yang nantinya informasi tersebut dapat diakses atau dikunjungi oleh banyak orang. Secara ringkas bisa dibilang juga dengan sejumlah database sebuah domain yang di simpan ke dalam sebuah hosting. Bisa di bibarartaan juga  seperti data file atau sebuah harddisk pada sebuah komputer, dimana data sebuah file disebut dengan domain aj juga hardisknya adalah hosting. Secara singkat untuk domain dan hosting dijelaskan sebagai seperti ini. Domain merupakan sebuah perangkat yang biasanya digunakan untuk dapat menuju sebuah server atau file tempa data dan juga informasi, sedangkan untung hosting adalah ruangan dalam sebuah server komputer yang digunakan sebagai tempat untuk menempatkan informasi seperti file teks dan juga video. Anda bisa menggunakan dan membuat web hosting anda sendiri, atau jika anda ingin yang lebih simpel anda  bisa menggunakan bantuan para perusahaan web hosting untuk website yang nantinya akan anda buat. 

Level Domain

Domain sendiri mempunyai beberapa level seperti berikut : 

TLD atau Top Level Domain

TLD atau Top Level Domain sendiri merupakan urutan kata yang biasanya di letakan di belakang domain seperti halnya com, net, org, edu, gov, mil, dan info. Top Level Domain sendiri sebenarnya dibagi menjadi dua macam yaitu Country Code Top Level Domain atau cc TLD dan juga Global Top Level Domain atau gTLD. CCTLD dan jugha TLD sendiri  yang  biasanya digunakan untuk masing-masing negara sesuai dengan negara orang yang menggunakan. Contohnya seperti di indonesia dengan contoh domainnya  sepertI, ccTLD yang biasanya dipakai antara lain co.id, net.id. Artinya hal itu sudah diatur sesuai dengan aturan di setiap negara sebagai suatu penanda. Atau seperti halnya yang digunakan di singapura kodenya Sg yang biasanya dipakai adlaah com.sg, net.sg dan lain sebagainya. Dan sementara untuk TLDs biasanya digunakan untuk pendaftaran publik dan juga pengaturan yang cukup ketat untuk bisa mendapatkan alamat domain tersebut. Biasanya juga untuk kegiatan situs dengan domain tersebut akan dipantau oleh daerah hukum cyber. Ekstensi tertentu TLDs sendiri digunakan untuk menggambarkan karakteristik dari website seperti halnya biz untuk sebuah bisnis, edu yang digunakan biasanya untuk sebuah situs pendidikan seperti sekolah dan juga universitas, dan untuk org digunakan untuk sebuah website organisasi.

SLD atau Second Level Domain

SLD atau Second Level Domain sendir merupakan sebuah pilihan kata yang sudah dipilih dan di daftarkan sebagai alamat yang kita miliki sebagai URL. Contohnya seperti halnya seputaridoneis.co untuk SLD sendiri dan untuk TLD nya adalah kalimat yang berada di belakang domain. 

Third Level Domain

Third Level Domain adalah sebua nama yang terletak sebelum dimakan atau SLD yang sudah and apilih, seperet contoh adlaah jika seputarindonesia.co.id makan nantinya akan dapat menambahakan Third Domain Level nya dan akan menjado mail.seputarpengetahuan.co.id atau  bisa juga estrex.seputarpengetahuan.co.id.

Internet Privasi

Setiap domain sendiri memiliki sebuah catatan yang dapat diakses oleh publik mencakup beberapa informasi pribadi, seperti halnya nomer pemilik, nama pemilik yang melakukan pendaftaran hingga tanggal kadaluarsa domain tersebut. Hali ini di sebut dengan catatan Whois. Seperti syarat internet oleh ICANN, dimana untuk pemilik yang akan membuat dimuat harus mengisi atau membuat konteks tersedia di diektoris WHOIS. Catatan-catatan seperti ini tersedia kapan saja dan bisa dilihat oleh siapa saja jika melakukan pencarian Whois sederhana. Dengan kata lain juga, jika seseorang ingin mengetahui setiap memiliki web, maka mereka tingan mencari bagian Whois. mengetik nama domain dan nantinya akan mendapatkan akses ke situs Web secara rinci berdasarkan dengan nama si pendaftar.Jadi sepertinya ini menjadi sebuah masalah yang besar. Karena record domain anda dapat digunakan dengan cara yang tidak sah atau ilegal karena setiap orang dapat melihat dan juga mencatat Whois, spammer dan juga hacker serta pencuri identitas dapat mengakses dengan mudah informasi yang anda miliki. Lalu dapatkan perusahaan hosting melakukan konfigurasi domain? Meskipun untuk web hosting dan nama domain menjadi sebuah identitas mereka yang terkait satu sama lainnya. Misalnya jika anda berencana untuk menambahkan sub domain maka titik pemasangan yang mudah untuk domain di panel kontrol sangat penting. Menyiapkan subdomain harus dapat dilakukan dengan cepat dalam beberapa kali klik. 

Demikinalah untuk beberapa penjelasan singkat mengenai pengertian Domain dan Hosting menurut para ahli yang bisa anda pahami dengan baik.Jika anda sekarang sedang berencana untuk membuat sebuah web hosting, atau anda ingin menggunakan jasa penyedia web hosting semoga artikel ini dapat membantu anda untuk bisa menggunakan tipe mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuh web hosting yang anda inginkan. Sekarang ini ada banyak sekali penyedia jasa web hosting terpercaya yang bisa anda pilih.Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat untuk anda dan menambah wawasan kita semua. Terima Kasih. 

 

Panduan Web Hosting Bagi Pemula


Di saat masa sekarang ini mempunyai sebuah web adalah hal yang sebenarnya cukup mudah. CMS atau platforam seperti halnya WordPress dan juga Joomla sudah bisa bebas anda gunakan. domain .com untuk bayaran sebesar $ 10 untuk pertahunnya. Ini adalah masa dimana setiap orang dapat memiliki web hosting sendiri sekalipun orang tersebut tidak pantai mengoperasikan web. Jika anda sekarang baru berencana untuk membuat sebuah website sendiri, dalam artikel ini akan dibahas panduan untuk membuat web hoisting bagi pemula. Jadi anda bisa membaca artikel ini sampai akhir.

Pengenalan tentang Web hosting

Dengan artikel ini nantinya diharapkan anda dapat membuat web hosting sendiri sesuai dengan apa yang anda inginkan dan juga sesuai dengan kebutuhan anda. berikut ini beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk dapat membuat sebuah web hosting. Apa itu sebenernya web hosting?, web hosting pada dasarnya adalah tempat dimana individu atau sebuah organisasi menempatkan sebuah situs web yang mereka miliki. Biasanya ketika kita berbicara tentang web hosting, itu berarti sebuah perusahan yang menyediakan tempat pada sebuah komputer atau server untuk dapat menuju ketuaan rumah, dan juga menyediakan sebuah koneksi internet sehingga nantinya orang lain dapat digunakan untuk mengakses file pada website tersebut. Anda juga harus tau bahwa website merupakan tempat berbagai file seperti halnya HTML, gambar, video dan lainnya yang semuanya saling berkaitan satu sama lain. Untuk dapat mengoperasikan, memasang website intern dengan file-file ini, kita juga membutuhkan komputer dengan koneksi yang cukup tinggi.

Web Hosting & Data Center

Biasanya ketika kita sedang membicarakan web hosting, istilah “web hosting” sendiri menjurus kepada server-server yang dapat meng-host website kepada perusahaan hosting yang memilki penyewaan ruang server yang dapat digunakan sebagai kebutuhan. Seperti data center, beristri merupakan fasilitas yang dapat digunakan di dalam server tersebut.  Sebuah pusat data yang dapat menjadi sebuah ruang atau rumah atau juga bangunan yang sangat besar berisi berbagai macam data, sama seperti halnya sebuah rumah yang dilengkapi dengan listrik, berlebihan atau juga cadangan lainnya dan juga perangkat keamanan.

Tipe Web hosting

Secara umum sebenarnya web hosting sendiri dibagi berdasarkan empat jenis web hosting seperti : General, Virtual Private Server (VPS), Cloud Hosting dan Dedicated.
Sementara itu untuk web hosting sendiri bertindak sebagai tempat pusat penyimpanan untuk website, persyaratan pengetahuan teknis, kontrol kendala dan juga kecepatan server. Ada perbedaan utama antara General, VPS, dan Cloud Hosting.

Server Shared Hosting

Dalam share hosting, biasanya situs web ditempatkan ditempat yang sama dengan situs lainya. Mulai dari ratusan bahkan hingga ribuan. Biasanya untuk semua domain, akan terdapat dari berbagai macam server dan juga sumber, seperti halnya RAM dan juga CPU. Biasanya untuk biaya yang akan dikeluarkan untuk itu biayanya tergolong rendah. Shared hosting sendiri juga diterima secara luas sebagai salah satu pilihan entry level yang tidak membutuhkan pengetahuan teknis yang mendalam.

Kekurangan

Kekurangan dalam server ini adalah, tidak adanya akses root, kemampuan yang sangat terbatas untuk dapat menahan si pembinaan lalu lintas yang tinggi, dan biasanya pereformas istus juga dapat di penegarusi oleh situs lainnya pada sebuah server yang juga sama.

Virtual Private Server (VPS) Hosting

Sebuah virtual private server hosting yang dapat membagi server ke server secara virtual, dimana setiap website seperti host di dedicated mereka sendir. akan tetapi mereka benar-benar terbagi kepada beberapa sumber yang lainnya secara berbeda. Para pengguna nantinya dapat memiliki akses root, untuk ruang virtual mereka sendiri. Ini juga cocok untuk anda yang ingin m,mempunyai kontrol penuh terhadap sebuah web, lebih besar di tingkat Server, tetapi tidak ingin ingin menggunakan dalam dedicated Server.

Kekurangan

Keampuhan ya untuk dapat menangani tingkat lalu lintas yang tinggi sangat terbatas, karena nantinya kinerja situ tersebut masih akan dipengaruhi oleh situs dari server lain.

Dedicated Server

Sebuah dedicated server akan menawarkan kontrol yang maksimum atas website yang anda miliki. Seperti halnya akan secara eksklusif dapat menyewa seluruh server, Dan nantinya website anda adalah satu-satunya situs yang tersimpan pada server tersebut.

Kekurangan

Untuk tipe jenis ini biasanya biaya yang akan dikeluarkan nantinya akan lebih besar Dedicated Server sendiri sangat mahal harganya dan hanya disarankan untuk mereka yang akan menggunakan nya secara maksimal.

Cloud Hosting

Cloud hosting sendiri menawarkan sebuah kemampuan terbatas untuk dapat menangani lalu lintas atau traffic suatu website yang tinggi. Berikut ini adalah cara kerjanya: Sebuah tim dari seber disebut dengan cloud akan bekerja untuk menjadi tuan rumah dalam sekelompok website. Hal ini nantinya akan memungkinkan untuk komputer dapat bekerjasama,a untuk dapat menangani tingkat lalu lintas yang tinggi pada setiap situs web tertentu.

Kekurangan

Banyak Cloud hosting yang pengaturannya tidak menawarkan akses untuk root, hal ini sebenarnya penting karena dibutuhkan untuk dapat mengubah server dan menginstalnya ke beberapa perangkat lunak, biaya yang dikeluarkan uangnya akan lebih tinggi.

Pengenalan domain name

Sebelum anda dapat menjalankan sebuah situs web anda dapat memerlukan sebuah buah domain. Domain sendiri adalah yang nantinya anda pakai sebagai nama dari website yang anda punya. Biasanya untuk sebuah nama domain bukan sesuatu yang berbentuk secara fisik yang dapat disentuh atau di lihat. Domain sendiri biasanya adalah serangkaian karakter yang memberikan identitas terhadap suatu website tertentu. Beberapa contoh domain yang sudah akrab dan sering anda pakai seperti halnya Google.com, Alexa,com, Linux,org, serta Yahoo.co.

Mendaftar Nama Domain

Jika anda ingin mempunyai nama domain sendiri anda harus mendaftarkan nama tersebut yang nantinya anda gunakan,berikut ini beberapa situs yang bisa anda coba untuk mendaftarkan nama domain yang anda inginkan seperti GoDaddy, Domain.com, Network Solutions dan NameCheap.

Perbedaan antara web hosting dan nama domain

Sekarang ini masih banyak orang yang bingung untuk membedakan antara nama domain dengan web hosting, ini memang wajar. Namun, akan sangat penting untuk dapat paham akan perbedaan diantara keduanya sebelum beralih ke situs web pertama mu. Untuk menyederhanakannya sebuah nama domain sama halnya seperti alamat rumah anda, web hosting di sisi lain adalah ruang rumah dimana anda akan menempatkan furnitur yang anda milki.

Cara Mendaftar nama domain

untuk dapat mendaftarkan domain pada dasarnya sama dengan memiliki beberapa bagian dari internet, seperti hal nya anda mempunyai sebuah real estate. Konsumen nantinya akan diharapkan untuk bisa mendapatkan banyak informasi dengan sendirinya, dan akan melakukan pembayaran jika melakukan pembelian produk tersebut. Pedomana pendaftaran domaioan yang sudah di tentuka oleh internet Corporation arrow ICNN. Badan ini dimana yang mengatur tentan regulator global untuk pendaftaran sebuah web host dan klien akan berinteraksi biasanya dengan mereka. Mengurus sebuah standar dalam pendaftaran domain, semua pelanggan yang mendaftarkan nama domain harus siap untuk memberikan data dan juga informasi pribadi seperti halnya nomor handphone, nama organisasi, tempat bekerja. Untuk para pelanggan yang akan mendaftarkan secara khusu nama domain khususnya seperti negara seperti halnya “us’ atau “co” dan “uk”. Jika hal tersebut akan dilakukan pengecekan apakah pembeli tersebut benar tinggal di negara tersebut. Karena untuk hal tersebut hanya pembeli yang berasal dari negara tersebut lah yang berhak secara hukum menggunakan nama tersebut.

Itulah beberapa hal yang bisa anda lakukan sebagai pemula untuk dapat membuat web hosting sendiri atau, jika anda akan menggunakan sebuah jasa web hosting anda sudah atau mana yang akan anda pilih nantinya yang paling sesuai dengan keinginan anda dan juga perusahaan atau organisasi. Semoga artikel ini dapat membantu anda, Terimakasih selamat mencoba!

Web Hosting Dan Macam Jenisnya


Pasti sekarang Anda sedang bertanya-tanya, apakah itu web hosting? Web hosting sendiri adalah sebuah layanan online yang digunakan untuk mengonlinekan sebuah website ataupun aplikas kei web di internet. Ketika saat membeli dan mendaftar layanan hosting, pada dasarnya adalah anda sedang meminjam sebuah space di server atau tempat menyimpan semua file dan juga data yang nanti dibutuhkan oleh website supaya dapat bekerja. Server yang merupakan komputer fisik dijalankan tanpa adanya interupsi sehingga akhirnya website yang dimiliki bisa diakses kapan saja juga oleh siapapun. Web host juga bertugas sebagai menjaga server itu sendiri agar tetap aktif dan juga berjalan, menggunakannya juga dari serangan cyber yang berbahaya, dan juga dapat memindahkan konten seperti teks, file gambar, dari server ke dalam browser pengunjung situs Anda. Jika anda ingin membuat website, maka hal pertama yang harus dilakukan yaitu mencari perusahaan hosting yang dapat menyediakan space server. Web host sendiri menyimpan semua file, aset, dan juga database pada server nantinya. Ketika saat seseorang mengetikkan nama domain pada kolom address browser, maka host akan mentransfer semua file yang nanti dibutuhkan agar dapat menyelesaikan request.

Pada dasar nya adalah cara kerja web hosting sebenarnya hampir sama ketika saat hendak menyewa rumah. artinya anda juga harus membayar biaya uang sewa setiap bulannya. Untuk meminimalkan sebuah resiko, pada setiap paket hosting di Hostinger akan menawarkan jaminan berupa uang kembali dalam 30 hari pada masa pembelian sehingga nantinya anda dapat mencoba terlebih dulu layanan tersebut, apakah sudah sesuai kebutuhan anda atau tidak. Walaupun pada saat ini platform yang paling banyak digunakan adalah cPanel baik digunakan web host, atau yang digunakan oleh sebagian user yang masih minim terhadap pengetahuan teknis,penggunaan tool yang canggih mungkin nantinya akan sedikit memusingkan. Karena itulah, beberapa membuat control panel sendiri yang digunakan bagi para pengguna Hostinger. Control panel pada Hosting yang dimiliki user interface dapat juga digunakan untuk menarik dan penggunaannya yang inovatif serta mudah digunakannya, bahkan untuk sekalipun di dunia hosting sekalipun. Pada saat ini, control panel Hostinger sendiri adalah hal yang dapat membantu beberapal untuk mengelola dan juga mengembangkan semua aspek dalam akun hosting tanpa adanya hambatan.

Jenis-jenis Web Hosting Dam Penjelasannya

Masing-masing para penyedia jasa web host pada umumnya menawarkan beberapa jenis hosting yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan keinginan klien. Berikut ini beberapa contoh hosting yang paling sering digunakan:

Shared Hosting

Semakin berkembang sebuah website yang dimiliki, maka akan semakin besar pula space yang akan dibutuhkan. Anda bisa mengonlinekan website dan juga paket dasar Shared hosting. Jika memang website yang anda miliki sudah mulai ramai dikunjungi anda bisa bisa meng upgradenya ke hosting yang lebih tinggi.Biasanya para penyedia layanan web hosting akan menawarkan lebih dari satu paket hosting yang di punya untuk setiap jenis hosting. Shared Hosting sendiri adalah tipe web hosting yang paling banyak di miliki, paket ini biasanya dimiliki oleh website atau pun juga blog yang sederhana dan paling banyak digunakan. Ketika saat ada yang bertanya tentang apa itu web hosting, biasanya user nantinya akan menunjukkannya dengan cara shared hosting. Dengan shared hosting sendiri nantinya anda dapat berbagi server dengan klien di provider hosting yang sama. Pada Website yang dijalankan di server yang sama anda dapat berbagi ke semua resource seperti hal nya memori, computing power, dan lain-lain. Kelebihannya adalah murah dan mudah digunakan bahkan untuk pemula sekalipun yang tidak bisa menguasai program Pre-configured server adalah Control panel yang juga mudah digunakan tanpa Maintenance dan juga administrasi server dilakukan oleh penyedia hosting. Kekurangan hal ini sama sekali tidak dapat digunakan untuk mengontrol konfigurasi pada server apabila nantinya traffic tinggi di website pengguna lain, hal itu nantinya akan mempengaruhi kinerja situs tersebut.

VPS Hosting

Dengan cara menggunakan VPS atau Virtual Private Server hosting, nantinya anda masih dapat berbagi server dengan para pengguna lainnya. Akan tetapi anda harus tau, penyedia web hosting yang telah mengalokasikan beberapa bagian anda sendiri di dalam server. Hal ini artinya anda mendapatkan sebuah space server dedicated dan juga memperoleh power computing dan juga memory. Selain itu, VPS hosting sendiri adalah pilihan yang tepat bagi para pengguna website bisnis yang memiliki trafficnya tinggi. Kelebihannya adalah Space server yang dedicated artinya tanpa harus membeli server dedicated lainnya, peningkatan pada traffic di website lain tidak akan berdampak bagi performa situs yang anda miliki hal ini lah yang membuat jenis ini cocok digunakan untuk website yang juga memiliki grafik tinggi akses root ke server dan juga scalability yang mudah dan dapat dikelola oleh sendiri.
Kekurangan nya yaitu sangat mahal bila dibandingkan dengan shared hosting, setidaknya harus menguasai informasi dam pengentahuan tekknis dakam pengopersaian server terkait manajemen server.

Cloud Hosting

Pengertian Cloud Hosting yang pada saat ini cloud hosting adalah paket paling banyak disukai alasannya adalah karena literally tanpa juga tanpa adannya downtime. Dengan cloud hosting juga dapat menggunakan oleh sekelompok server. File dan juga resource yang dapat direplikasi di setiap server. Pada saat ketika salah satu server cloud sibuk atau bermasalah, nantinya traffic situs secara otomatis akan di-route ke server lainnya di dalam cluster. Kelebihan nya nya yaitu sedikit bahkan tidak ada downtime, jika server error, sama sekali nantinya tidak akan memengaruhi situs anda, alokasi resource atas sesuai permintaan dan juga pembayarannya sesuai apa yang digunakan, sangat lebih scalable daripada VPS.
Kekurangan nya yaitu Biayanya sulit diperkirakan karena sesuai dengan yang di gunakan, akses root yang tidak selalu tersedia di gunakan.

WordPress Hosting

Pengertian WordPress Hosting adalah WordPress hosting adalah bentuk lain dari shared hosting dan juga dibuat untuk pengguna website WordPress. Server ini dikonfigurasi khusus untuk pengguna WordPress dan juga situs yang dilengkapi dengan pre-installed plugin juga terhadap hal-hal penting, seperti hal nya caching dan juga keamanan. Karena konfigurasi ini nantinya sudah sangat optimal, dan situs akan loading lebih cepat juga terhindar dari masalah. Setiap kali paket WordPress juga hosting akan menyertakan fitur tambahan terkait dengan WordPress dan juga tema WordPress yang sudah pre-designed, tool, drag-and-drop page builder, sesuai developer yang spesifik.

Kelebihannya adalah murah umumnya harganya sama dengan harga shared hosting, mudah digunakan juga oleh pemula dan juga tidak terlalu rumit, One-click WordPress installation artinya performa yang baik untuk sebuah situs WordPress, mempunyai Customer support yang juga sudah menguasai hal-hal yang berhubungan juga dengan WordPress, mempunyai plugin dan juga tema WordPress yang sudah pre-installed.
Kekurangannya yaitu hanya diperuntukan dan dapat digunakan oleh website yang dibuat di WordPress nantinya masalah bisa saja muncul jika ingin meng online kan dengan banyak website di sebuah server, tetapi ada beberapa website yang tidak dibuat menggunakan WordPress.

Dedicated Hosting

Dengan memiliki dedicated hosting nantinya anda akan bisa memiliki server dengan fisik sendiri secara khusus sesuai dengan je inginan situs anda. Karena itulah,dalam penggunaan dedicated hosting juga sangatlah fleksibel. Anda hanya butuh mengkonfigurasikan sistem operasi tersebut dan software yang akan digunakan, serta keseluruhan setup aspek hosting sesuai kebutuhan Anda. Menyewa dedicated server sebenarnya sama bagusnya dengan memiliki server sendiri, tetapi di dedicated server ini akan dibantu oleh customer support yang handal. Kelebihannya adalah anda memegang kontrol penuh terhadap konfigurasi server kendala yang dihadapi akan cukup tinggi, tidak perlu berbagi resource server terhadap pengguna lain, akses root ke server dan juga keamanan yang terjamin. Kekurangan nya adalah cukup mahal, harus menguasai manajemen dan pengetahuan teknis terkait server.

Kesimpulannya adalah dengan ini anda sudah memiliki gambaran apa itu web hosting dan bagaimana cara kerjanya dan juga contoh hosting apa yang nantinya akan anda butuhkan sesuai dengan kebutuhan.