Tips Memilih Hosting Untuk Pemula


Hosting dan juga domain yang dimana adalah salah satu dari yang merupakan tidak bisa dipisahkan di dalam dunia internet. Ketika anda yang dimana nantinya akan membuat website yang dimana biasanya bisa diakses orang lain, tentu saja anda yang nantinya akan butuh sebuah domain serta juga anda yang dimana nantinya juga butuh sebuah hosting. Domain yang dimana adalah sebuah hal yang merupakan sebuah alamat dari sebuah website. Misalnya anda yang dimana nantinya juga akan memiliki sebuah website websaya.com atau tokosaya.id. Nah, dimana nama tersebut yang merupakan sebuah domain.

Domain inilah yang dimana nantinya menjadi sebuah hal yang akan menuntun para pengunjung untuk dapat menuju ke dalam sebuah situs judi bola online dan lokasi website. Nah, lokasi ini sendiri yang mana website ditempatkan dan juga disebut Hosting. Jika anda yang memang ingin tahu lebih jelasnya? Maka anda yang bisa cek Perbedaan Domain tersebut, Hosting, SSL dan juga sebuah Website. Banyak orang yang dimana nantinya juga akan merasa kebingungan dalam memilih sebuah Hosting yang baik dan juga yang nantinya “pas” untuk sebuah websitenya. Khususnya yang dimana bagi anda yang pemula baru berkecimpung di dalam dunia website. Namun anda yang dimana juga jangan khawatir, kali ini akan diberikan sebuah tips untuk anda dapat memilih tentang sebuah Hosting sesuai dengan website anda nantinya ?

Bagaimana Hosting Dikatakan “pas”?

Untuk dapat bisa memilih suatu Hosting, bukan dimana hanya harga dan disk space nya saja yang menjadi hal yang perlu diperhatikan. Anda juga yang dimana nantinya juga harus menyesuaikan dengan sebuah website yang nantinya anda ingin anda buat. Misalnya saja anda yang dimana ingin website apa yang akan anda buat, berapa estimasi pengunjung per harinya, perlukah akses SSH atau tidak, perlu sebuah kecepatan tinggi atau tidak dan juga lain sebagainya. Hal tersebut yang dimana menjadi sebuah hal yang nantinya akan sangatlah berpengaruh ketika anda nantinya bisa memilih sebuah Hosting.

Bisa juga nantinya anda bayangkan ketika anda yang dimana nantinya akan dapat membuat website toko online yang sudah diakses 1000 pengunjung yang ada dimana tiap harinya. Tentu saja Hosting yang anda pilih ini juga nantinya dimana harus dapat menampung standar yaitu 1000 pengunjung, memiliki sebuah Core CPU dan juga memiliki sebuah RAM yang cukup serta kapasitas yang dimana kurang lebih 2 GB. Anda yang dimana nantinya juga tidak bisa memilih tentang Hosting dengan sebuah kapasitas yang dimana hanya 300 MB. Bisa- bisa toko online anda yang nantinya tidak akan maksimal dan mengalami sebuah overload atau juga resource limit. Hosting yang dimana akan dikatakan “pas” jika nantinya anda yang sesuai dengan sebuah website yang nantinya ingin dibuat. Tidak lebih dan juga nantinya tidak kurang. Untuk apa membeli Hosting yang paling murah namun nantinya tidak dapat digunakan secara maksimal untuk anda ?

Saya Bingung Dengan Istilah Dalam Hosting!

Untuk memilih sebuah Hosting yang dimana “pas” anda yang juga nantinya harus memperhatikan resource yang biasanya akan ada di dalam web hosting. Resource ini sendiri menjadi sebuah hal yang nanti tentu saja akan dapat berpengaruh terhadap sebuah kinerja suatu website. Bagi anda yang dimana nantinya masih pemula, terkadang anda yang dimana nantinya juga akan merasa asing dengan sebuah istilah dalam sebuah hosting seperti halnya CPU, RAM, SSD Disk Space, Bandwith, PMEM dan VMEM.

Bandwidth

Bandwidth yang dimana adalah jumlah dari transfer data yang biasanya akan dihitung dalam satuan waktu dalam bit per second (bps). Atau dimana dengan kata lain, bandwidth sendiri yang dimana merupakan sebuah kapasitas maksimal yang ada dalam jalur komunikasi untuk melakukan sebuah proses pengiriman dan juga sebuah proses penerimaan data yang diman ada dalam hitungan detik. Koneksi internet dengan cara menggunakan bandwidth yang mana lebih besar dapat memindahkan dengan sejumlah data (misalnya saja seperti halnya file video) jauh lebih cepat daripada sebuah koneksi internet dengan bandwidth yang dimana lebih rendah. Untuk lebih jelasnya,

CPU

CPU atau yang dimana dikenal dengan Central Processing Unit merupakan salah satu dari sebuah perangkat komputer yang dimana biasanya akan melaksanakan sebuah instruksi dari perangkat lunak yang ada di komputer. Intinya, CPU ini sendiri yang dimana merupakan otaknya komputer. Di dalam CPU sendiri yaitu terdapat processor(core) yang biasanya menjadi sebuah hal yang akan berfungsi untuk mengatur semua aktivitas yang ada pada sebuah komputer. Hosting yang dimana salah satu cara yang merupakan petak- petak (kavling) dari suatu server komputer.

Nah, CPU inilah yang dimana nantinya juga akan melaksanakan apa yang nantinya anda diinstruksikan oleh perangkat lunak. Dan perangkat lunak yang dimaksud ini adalah sebuah website. Jadi, ketika anda nantinya melakukan “klik” tombol yang ada pada sebuah website, CPU yang dimana nantinya juga akan melaksanakan instruksi tersebut. Untuk itu, dimana pemilihan Core pada CPU adalah sebuah hal yang sangatlah penting untuk dapat diperhatikan. Biasanya, Hosting dengan Core 0,5 GHz – 1 GHz yang dimana juga sudah lebih dari cukup untuk dapat menampung dari sebuah website yang biasa. Namun untuk sebuah kebutuhan bisnis, maka akan disarankan untuk anda yang hanya menggunakan Hosting dengan Core CPU standar 2 GHz agar nantinya performanya maksimal.

RAM

RAM (Random Access Memory) sendiri yang dimana merupakan suatu memori yang dimana di gunakan untuk menjadi tempat penyimpanan data sementara. Semakin besar RAM yang akan dimiliki maka Hosting yang nantinya juga akan semakin cepat dalam hal memproses website.

SSD Disk Space

SSD Disk Space yang dimana merupakan sebuah kapasitas dari Hosting itu sendiri. Apakah anda tahu Hardisk? Nah, dimana fungsinya yang hampir sama seperti itu. Namun, hardisk yang dimana hanya tidak dapat memberikan sebuah performa yang dimana nantinya juga dapat bagus untuk menjadi sebuah Hosting. Layanan dari Hosting yang dimana bagus, tentunya menjadi sebuah yang pasti akan dapat menyediakan SSD (Solid State Drive) sebagai sebuah media penyimpanannya.

Inodes

Inodes yang dimana menjadi salah satu hal yang nantinya akan menyediakan merupakan dari sebuah jumlah file yang dimana bisa ditampung oleh sebuah akun hosting. Jika inodes yang dimana penuh maka tentu saja akan berpengaruh terhadap sebuah performa hosting anda.

VMEM dan PMEM

VMEM yang adalah sebuah Virtual Memory, dan sedangkan PMEM sendiri yang dimana merupakan sebuah Physical Memory. VMEM(Virtual Memory) yaitu adalah sebuah memori virtual yang dimana nantinya akan diambil dari SSD. PMEM sendiri yang dimana nantinya menjadi cara yang merupakan sebuah memori fisik yang ada di sebuah RAM. Biasanya ukuran RAM sendiri yang dimana nantinya akan sama dengan PMEM. Semakin besar pada PMEM yang dimana dimiliki Hosting, maka nantinya proses website pun akan semakin cepat.

Itulah beberapa tips yang bisa digunakan untuk memilih sebuah hosting. Tentunya anda dapat memilih sebuah hosting yang dimana sesuai dengan kebutuhan website anda. Sekarang ini tentunya sudah banyak sekali jasa hosting berbayar yang dimana dapat anda pilih tentunya.